Gerakan Pembangunan dan Pengembangan Kopdes Merah Putih sebagai implementasi penting Asta Cita Ke-6 Presiden Prabowo yaitu ” Membangun dari desa dan dari bawah untuk pertumbuhan ekonomi, pemerataan ekonomi, dan pemberantasan kemiskinan ” terus menjadi tema besar yang diusung oleh Menteri Desa & PDT Yandri Susanto.
Dalam progress pembangunan gudang dan gerai yang terus dipercepat dan menghadapi tahap operasionalisasi Kopdes Merah Putih, Menteri Desa & PDT Yandri Susanto mengumpulkan seluruh stake holder mulai dari Bupati, Walikota, Akademisi, Pengurus KDKMP, pelaku usaha, Karang taruna, Ormas, Pendamping Desa dan juga asosiasi-asosiasi Desa dalam sebuah Seminar Nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih pada Kamis pagi (16/7) di di Gedung Sasana Kriya, TMII Jakarta.
Dengan mengambil tema besar ““Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih untuk Mewujudkan Kedaulatan Ekonomi Rakyat”, kegiatan seminar ini tidak hanya berjalan satu arah, namun juga menjadi ajang dialogis antar para kolaborator penggerak dan pendukung KDKMP sehingga benar-benar menerapkan skema bottom-up sebagai amnata Asta Cita ke-6, sehingga menjadi dialog yang setara dan progresif memikirkan dan mengejawantahkan gerakan KDKMP di masa mendatang.
” Gerakan Kopdes Merah Putih ini akan menjadi tumpuan penting dalam mewujudkan tercapainya Asta Cita Ke-6 Presiden Prabowo yaitu Membangun dari desa dan dari bawah untuk pertumbuhan ekonomi, pemerataan ekonomi, dan pemberantasan kemiskinan. Dengan gelaran seminar nasional ini maka ini adalah tahapan penting menguatkan komunikasi dan kolaborasi antar penggerak, pelaku, dan supporting system KDKMP nantinya,” ujar Yandri.
” Kita hadirkan Bapak Menteri Koperasi Bapak Ferry Juliantono, Bapak Dirut PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota dan Bapak Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi Prof. Dr. Hamdi Muluk, M.Si sebagai narasumber agar komplit menerangkan bagaimana pola dan gerak KDKMP mendatang. Kami hadirkan juga sebagai peserta dialogis yaitu Bupati, Walikota, Akademisi, Pengurus KDKMP, pelaku usaha, Karang taruna, Ormas, Pendamping Desa dan juga 10 Asosiasi Desa yang siap mengawal kedepannya,” ungkap Politisi Partai Amanaat Nasional ini.

Dalam forum dialog, Menteri Desa & PDT Yandri Susanto juga menyinggung terkait Dana Desa yang sekarang sebagiannya “bertransformasi” menjadi KDMP yang nantinya akan diserahkan aset, operasionalisasi dan keuntungannya kepada rakyat desa.
Para peserta dialog sangat antusias dalam forum tanya jawab setelah mendengarkan paparan dari Menteri Koperasi Ferry Juliantono dan Dirut PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota karena telah menjelaskan dengan gamblang bagaimana pengelolaan KDMPM kedepannya.
Hal yang khusus juga dirasakan dengan kehadiran dari Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (BAPPISUS) Aries Marsudiyanto yang turut memberikan pencerahan dan motivasi kepada para peserta untuk terus mengawal dan mengembangkan KDKMP di masa datang. Aries Marsudiyanto yang memimpin lembaga yang bertugas melakukan pengawasan, pengendalian, dan investigasi terhadap program-program strategis nasional tentu sangat tepat dihadirkan sebagai bentuk kepedulian langsung dalam membersamai para penggeran, pelaku dan pendukung KDKMP.
Sementara itu, tanggapan dan dukungan terus mengalir salah satunya dari organisasi tingkat desa Serikat Pendamping Lokal Desa Nusantara (SPLDN). SPLDN yang berisikan para Pendamping Lokal Desa (PLD) Kementerian Desa & PDT ini terus siap siaga mengawal, mendampingi dan mendukung penuh gerakan KDKMP ini hingga nantinya suskes dimasa mendatang.
” Kami bersama para PLD yang sejak tahun 2016 sampai dengan sekarang berada di level paling grass root yaitu desa se Indonesia senantiasa mendukung penuh Program Menteri Desa & PDT Bapak yandri Susanto dalam mewujdukan Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo dan 12 Aksi bangun Desa yang salah satunya adalah Revitalisasi Bumdes & KDMP untuk kesejahteraan masyarakat desa dan mendukung MBG. Hari-hari ini adalah KDMP akan menjadi tulang punggung penting membangun desa,” ujar Catur Agung, Kooordinator Nasional SPLDN.
” Kami telah mendampingi penuh sejak awal proses pendirian KDMP melalui musyawarah desa yang partisipatif di seluruh desa dan saatnya kita akan songsong masa depan yang cerah bagi desa dengan tahapan operasionalisasi KDMP yang tidak lama lagi. Terima kasih kepada Bapak Yandri Susanto yang telah maksimal mengawal proses-proses ini dan tentunya akan menjadi harapan baru bagi desa-desa dampingan kami mewujudkan kesejahteraan yang nyata di level paling bawah,” imbuh PLD Kabupaten Malang-Jawa Timur ini.
Di akhir acara semakin lengkap karena 10 Asosiasi Desa yang terdiri dari :
mendeklarasikan dukungan dan siap mengawal sebagai wujud kolaborasi aktif seluruh elemen desa menguatkan KDMP di masa-masa mendatang.[redfero_AC8816]